Minggu, 19 April 2015

Sakit kritis bisa berpotensi kebangkrutan?.

Sakit Kritis dikategorikan sebagai jenis penyakit yang mematikan dengan biaya pengobatan sangat mahal dan berpotensi besar atas hilangnya karir pekerjaan/ bisnis bahkan bisa mengakibatkan kebangkrutan  sedangkan Program Jaminan Kesehatan/ Asuransi Kesehatan yang telah tersedia memberikan plafon proteksi yang kurang memadai, mengingat biaya obat dan perawatan Rumah Sakit semakin hari semakin melambung.

Tahukah Anda berapa biaya yang harus Anda siapkan pada awal bulan saat anggota keluarga mengalami sakit kritis / Critical Illness ?

Data yang diambil dari beberapa rumah sakit di Jakarta menunjukkan bahwa berapapun saldo tabungan yang telah Anda kumpulkan dengan susah payah dalam hitungan bulan akan ludes, bila tidak cukup asset rumah/ mobil/tanah yang Anda miliki akan terjual, itupun jika tidak cukup maka hutang adalah pilihan terakhir yang tidak menyenangkan bagi kesehatan mental pasangan Anda, termasuk Anda.

Biaya Pengobatan Sakit Kritis
 
Stroke 200 Jt*
Stroke 500 Jt
Pasang Ring 150 Jt*
Paru-Paru 200 Jt
Serangan Jantung 270 Jt*
Kanker 500 Jt
Gagal Ginjal 80 Jt*


STROKE
Data Yayasan Stroke Indonesia (www.yastroki.or.id) angka kejadian stroke mencapai 63,52 per100.000 pada kelompok usia 65 tahun ke atas. Secara kasar, setiap hari dua orang Indonesia terkena stroke.

KANKER
Kanker ternyata menjadi penyakit urutan pertama yang membuat pasiennya menjadi "kantong kering" alias bangkrut. Dalam konferensi Global para ahli kanker di China, penyakit kanker adalah penyebab utama kematian di China (sumber: Kompas.com, Selasa 12 Agst 2010)
Laporan American Cancer Society bahwa kanker mengurangi produktifitas penderitanya lebih besar dibandingkan AIDS.
 
Data Rumah Sakit Ciptomangunkusumo Jakarta dari 400 pasien baru/tahun yang mengalami kematian akibat kanker leher rahim mencapai 66%.
Sumber data dari RS Jantung Harapan Kita, RS Siloam Kebun Jeruk, RS PIK, RS Darmais, Hasil Diskusi Simposium Breast Cancer Update RS Royal Taruma, hasil diskusi para dokter spesialis Bedah Tumor Onkology (2012)
 
Menurut Rachel Nugent dari Center for Global Development, penyakit kronis seperti Kanker, Penyakit Jantung dan Diabetes menyebabkan 60 persen kematian di seluruh dunia, namun dana yang diperuntukkan sampai 3 persen.
untuk menanggulanginya tidak Mahalnya biaya pengobatan membuat seseorang pasrah karena tidak punya jaminan kesehatan.

Dr. Ulfana memberikan contoh dari 1.200 pasien leukemia atau kanker darah yang disantuni YKI hanya 10- 15 persen saja yang ditanggung oleh Jamkesmas dan 20 persen oleh Askes. Sekitar 60-70% harus bayar sendiri. (sumber : Solusi Keuangan Oke, 22 Nov 2012)
 
Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi tumor 4,3 per 1.000 penduduk di Indonesia. Kanker penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes. Menurut sistem informasi RS, jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pada pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara (18,4 persen), disusul kanker leher rahim (10,3 persen).

Di Indonesia, 70 persen kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Akibatnya, angka bertahan hidup rendah dan menyerap anggaran besar. Data PT Askes, kanker menempati urutan keempat penyerapan biaya rawat jalan dan tindak lanjut pada 2010.

Jumat, 17 April 2015

Bangkrut karena tidak memiliki asuransi ?.



Akhir-akhir ini semakin banyak kita menyaksikan para artis & tokoh menderita berbagai penyakit kritis, Karena biaya pengobatan yang tinggi banyak keluarga kaya jatuh miskin. Artis-artis mengadakan malam penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan Gugun Gondrong, Chrisye maupun Franky Sahilatua.Jika tidak memiliki Asuransi yang cukup maka biaya akan terasa sangat berat dan membebani keluarga serta orang-orang di sekitarnya.Di sela-sela malam amal untuk Franky Sahilatua, Purwacaraka berucap: "Ini diharapkan bisa jadi pelajaran agar tidak terulang kepada musisi atau semua orang. Betapa penting & harusnya ada asuransi itu.Sehingga jika terjadi kejadian seperti ini, bisa ada yang meng-cover," kata Purwacaraka. (detikhot.com).

Sudahkah Anda & keluarga memiliki Asuransi yang MENCUKUPI utk BIAYA PENGOBATAN YG SEMAKIN MAHAL ini? Sudahkah anda memiliki Asuransi yg PERLINDUNGANNYA benar2 sesuai dg KEBUTUHAN HIDUP keluarga Anda tercinta? Penyakit datangnya tiba2 & serba tak terduga dan biayanya seakan2 seperti perampok yg langsung menguras harta benda kita...


Film "Habibie & Ainun" telah memecahkan rekor Perfilman Indonesia, ditonton 1.030.000 penonton hanya dalam 7 Hari. B.J. Habibie dalam bukunya Habibie & Ainun menuliskan bahwa beliau sangat terbantu oleh Perusahaan Asuransi yang meng-cover biaya pengobatan Ibu Ainun Habibie di Jerman.  

Tidak ada orang yang bangkrut karena ber-asuransi, tetapi banyak orang yang bangkrut karena tidak punya asuransi kesehatan & penyakit kritis! “Betapa Penting & Harusnya Asuransi Itu”. 


Jangan sampai Anda dan Keluarga mengalami hal yang sama dengan para artis yang bernasib malang tersebut.

Sudahkah Anda dan keluarga memiliki Asurasnsi yang MENCUKUPI untuk BIAYA PENGOBATAN YANG SEMAKIN MAHAL ini?

Sudahkah anda memiliki Asuransi yang PERLINDUNGANNYA bebar-benar sesuai dengan KEBUTUHAN HIDUP keluarga anda tercinta? 

Penyakit datangnya tiba-tiba dan serba tidak terduka biayanya seakan-akan seperti perampok yang langsung menguras harta benda kita.

Asuransi bukan hanya bisa membantu diri kita sendiri tetapi bisa juga membantu keluarga tercinta kita, apabila kita terkena musibah yang tak terduga.

Bangkrut dalam semalam

Kebangkrutan akan menimbulkan masalah keuangan yang sangat pelik dalam hidup anda. Setidaknya diluar dugaan .Banyak tokoh yang dulu dikenal kaya raya malah berakhir bangkrut, bahkan setelah dia dinyatakan sebagai orang kaya versi Forbes sekalipun. Kekayaan yang dimiliki justru berakhir menjadi utang. Seperti yang dialami oleh beberapa tokoh kaya berikut seperti yang dilansir oleh MyFirstClassLife.

1. Mc Hammer
Penyanyi asal Amerika Mc Hammer jatuh bangkrut setelah sempat berhasil meraup ratusan juta dollar dari kariernya sebagai rapper. Hammer berhasil mengantongi uang US$ 33 juta atau Rp 402,3 miliar dari album keduanya, Please Hammer Don't Hurt 'Em, yang meledak pada 1990.

Tapi kekayaannya ini tak bertahan lama. Hammer dengan cepat menghabiskan uangnya, Salah satunya untuk membeli dua helikopter. Kini Hammer malah dililit utang. Dia dilaporkan memiliki utang US$ 800 ribu pada 2011.

2.John Belfort
Kehidupan John Belfort digambarkan dalam film "Wolf of Wall Street" yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio. Dalam setahun, Belfort menghasilkan uang lebih banyak dibandingkan yang pernah dilihat oleh 99 persen orang lain dalam hidup mereka. Pada usia awal 20 tahunan, dia memiliki penghasilan lebih dari US$ 250 juta.

Berbeda dengan miliader Allen Stanford yang dihukum 110 tahun panjara, Belfort hanya dihukum 2 tahun bui karena menipu investornya. Setiap dollar yang dimilikinya, serta properti yang diatasnamakannya disita.

3. Allen Stanford
Setelah merajai bisnis di Kepulauan Karibia, dan masuk ke dalam daftar miliader terkaya versi Forbes, Allen Stanford harus menghabiskan hidupnya di penjara. Pengadilan menghukumnya selama 110 tahun bui karena dinilai menipu investornya lebih dari US$ 7 miliar! Dari hasil investigasi, duit sebanyak itu habis digunakannya untuk membiayai gaya hidup mewahnya seperti membeli rumah-rumah mewah, penthouses, dan jet pribadi. Tak hanya dipenjara, Stanford juga dihukum membayar denda US$ 13 miliar.

4. Sean Quinn
Dulu, Sean Quinn merupakan orang terkaya di Irlandia. Namanya tercatat sebagai orang terkaya ke-164 versi Forbes pada 2008. Kekayaannya mencapai US$ 6 miliar atau sekitar Rp 63 triliun. Dia sukses membangun Quinn Group yang memiliki usaha di bidang pertambangan, manufaktur, real estate, dan asuransi. 

Dia juga menginvestasikan 25 persen kekayaan keluarganya pada bank Irlandia. Namun, saat krisis global menghantam pada 2008, Quinn langsung bangkrut dalam semalam. Dia berutang sampai Rp 33,5 triliun.

5. George Foreman
Sebelum memiliki bisnis yang membuatnya mendapatkan kekayaan hingga US$ 250 juta, petinju legendaris George Foreman nyaris bangkrut. Mantan lawan legenda tinju Mohammad Ali ini memboroskan seluruh kekayaannya saat usianya 45 tahun. Untungnya nasibnya berubah karena pegulat Hulk Hogan.

Hogan yang akan ditawari menjadi bintang iklan pemanggang tak mengangkat telepon agennya. Akhirnya sang agen memutuskan memberikan iklan itu kepada Foreman. Alat pemanggang itu sendiri laris manis di Amerika Utara.

Senin, 30 Maret 2015

Bisnis opportunity sinarmas msig life

JAKARTA 17 MARET 2015
Bertempat di Hotel Oria Ballroom jalan Kh Wahid hasyim dihadapan para undangan Acara Sinarmas Msig life kembali di gelar  yang dihadiri oleh Berbagai kalangan dalam  Event  Presentasi peluang bisnis Sinarmas MSIG Life  (BOP) para Agency Manager, Director dan management Sinarmas Msig life turut meramaikan acara ini 
 
Maksud dan tujuan terselenggara presentasi adalah untuk mengenalkan Sinarmas Group secara keseluruhan dan program dan produk yang mempunyai nilai manfaat dan investasi bagi perencanaan keuangan masa depan, sehingga diharapkan dengan presentasi ini para tamu undangan Baik bapak bapak, ibu-ibu lebih mengenal Sinarmas MSIG Life lebih jauh karena sudah 30 tahun sebagai Perusahaan Lokal milik bangsa indonesia  
 
Sinarmas Msig Life juga sebagai perusahan yang mengelola berbagai Instrumen Pengelolaan keuangan keluarga  dalam bentuk Tabungan Investasi dan Proteksi  yang memiliki nilai lebih dari sekedar produk asuransi biasa yang bermanfaat untuk membantu merencanakan keuangan dan jaminan kehidupan yang makin baik dan memberikan financial lebih baik dimasa mendatang.

Rabu, 11 Maret 2015

Undangan Grand BOP sinarmas msig life


Peluang Bisnis menjadi Entrepreur di sinarmas MSIG life  terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin memiliki penghasilan tidak terbatas. Siapa saja bisa mengambil peluang bisnis asuransi ini, dari ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan perusahaan sampai para pencari kerja. Peluang Bisnis ini  merupakan suatu peluang yang sangat menjanjikan. 
 
Peluang bisnis ini banyak memberi kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang relatif lebih besar dibandingkan dengan bidang usaha lain, namun faktanya banyak dikesampingkan oleh para pencari kerja, mereka lebih merasa nyaman bekerja sebagai karyawan daripada mencari peluang bisnis Jasa keuangan
 
 LATAR BELAKANG DIADAKAN ACARA INI 
Dari waktu ke waktu, jumlah angkatan kerja di Indonesia terus mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut belum diikuti dengan bertambahnya ketersediaan lapangan kerja yang memadai. Sebenarnya, masalah tersebut bisa mulai dieliminasi bila masyarakat menyadari adanya peluang kerja yang tersedia di satu industri tertentu.
Semua Perguruan Tinggi (PT) selalu melahirkan wisudawan-wati baru. Sebuah PT, misalnya, dalam satu periode wisuda menghasilkan sekitar 1.000 wisudawan-wati. Dalam satu tahun, biasanya PT bisa melakukan prosesi wisuda sebanyak tiga kali. Artinya, satu PT bisa menghasilkan 3.000 wisudawan per tahun.
Peluang Karier Potensial
Dalam rangka menyampaikan solusi terhadap masalah ketenagakerjaan di Indonesia, saya mengedepankan industri JASA KEUANGAN  yang berpotensi besar dalam menyerap tenaga kerja tersebut. 
Dalam Kesempatan yang berbahagia Ini kami mengundang Rekan - Rekan , bapak / Ibu untuk mengadiri acara kami " GRAND BOP " yang akan kami adakan pada : 
 
Hari/ Tgl   : 17 maret 2015
Jam           :  18.00 WIB - selesai 
Venue       :   Hotel oria - Jln Wahid hasyim - Jakarta Pusat
 
Acara di hadiri Dinner bersama 
 
Mengingat acara ini terbatas Mohon bapak / Ibu dan rekan rekan  segera mengkonfirmasi tempat untuk kehadiran bapak/Ibu untuk kami sediakan Undangan dan tempat untuk kami Registasi pada acara kami : 

Reservation Call:
0812 18 546 563
BB 29ed054B
 
TENTANG SINARMAS 
 
 
Head Office Sinarmas MSIG Life : Jalan Jendral Sudirman - Jakarta

Dalam pertumbuhannya Sinarmas MSIG Life telah menunjukan perkembangan sangat signifikan dapat dilihat dari nilai premium income sebesar Rp 4,16 triliun pada semester I/2014 untuk konvensional dan Rp 507,16 miliar untuk syariah



Rasio pencapaian solvabilitas dengan menggunakan metode Risk Based Capital (RBC)adalah 655,66% untuk konvensional dan 66,20% untuk syariah, serta melayani lebih dari 790.000 nasabah individu dan kelompok.